Pradya Suara - Masyarakat Desa Kesamben, Kecamatan Plumpang, terus berupaya untuk mengajak masyarakat agar peduli terhadap potensi-potensi desa yang seharusnya dapat dikembangkan.

Salah satu potensi desa ini adalah mulai meningkatnya produsen makanan khas daerah setempat yaitu dumbek. Sejak tahun 90-an masyarakat setempat sudah mulai memproduksi jajanan ini dan masih terjaga hingga sekarang.

Saat ini di Desa Kesamben sudah terdapat sekitar delapan produsen yang masih aktif membuat dumbek. Meskipun belum dipasarkan secara luas ke daerah lain, namun dengan kerja sama dan dukungan dari seluruh masyarakat produk ini diyakini bisa menjangkau pasar lebih luas.

“Pada tahun 90-an hanya ada dua orang produsen dumbek, sedangkan saat ini sudah ada sekitar delapan produsen,” kata juru kunci Sumber Mata Air Brubulan, Lumaji, kepada reporter Pradya Suara saat dikonfirmasi, Rabu (26/06/2019).

Hal tersebut jika disadari akan menjadi sebuah potensi yang dapat mengangkat nama desa.

Melalui tradisi sedekah bumi yang digelar setiap tahun tersebut akan mengingatkan dan menyadarkan kembali masyarakat untuk mencintai produk lokal.

"Karena dengan adanya dukungan masyarakat produk tersebut akan dapat berkembang," pungkasnya. (rus)

Editor : Sumartik