Pradya Suara - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tuban sedang fokus pada penguatan gerakan literasi untuk masyarakat, karena meningkatkan minat baca dirasa kurang mengena pada sasaran.

Sejauh ini banyak sekali kegiatan yang telah dilakukan oleh Dispersip Tuban. Salah satunya pelatihan digital art yang digelar selama dua hari yaitu pada tanggal 27 Juni dan 28 Juni 2019.

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan upaya dari Dispersip untuk menguatkan gerakan literasi di Bumi Wali yang muaranya peningkatan taraf hidup masyarakat.

“Perpustakaan sebagai sarana pembelajaran sepanjang hayat tidak hanya fokus pada peningkatan minat baca saja,” kata Kepala Dispersip Tuban, Joko Prijono, kepada reporter Pradya Suara saat dikonfirmasi, Kamis, 27 Juni 2019.

“Namun yang paling penting adalah pengimplementasian dari keilmuan yang dapat disampaikan,” tegas Joko.

Sementara itu salah satu pemateri workshop digital art, Mohammad Rifqi Baihaqi, mengatakan, pelatihan yang digelar tersebut harus membuahkan sebuah hasil berupa karya jadi.

“Dari hasil karya tersebut para peserta bisa mengembangkan kemampuan mereka sesuai tingkat kemampuan yang mereka peroleh,” tegasnya. (rus)

Editor : Sumartik