Pradya Suara -  Petugas Museum Kambang Putih sering mengalami kesulitan dalam mencari bahan untuk perawatan atau konservasi benda-benda koleksi mereka.

Salah satu kendala yang paling sering dialami adalah kesulitan dalam mencari bahan untuk warangan (cairan berisi ramuan untuk membersihkan keris dan sebagainya, red). Terutama ketika akan melakukan proses konservasi pada benda-benda pusaka yang berbahan dasar logam.

Meskipun saat ini bahan-bahan yang dimiliki oleh Museum Kambang Putih masih cukup memadai, namun ada sedikit kekhawatiran oleh petugas terhadap digabungkannya museum dengan beberapa objek wisata lain.

“Petugas sering mengalami kesulitan dalam memperoleh bahan untuk perawatan atau konservasi terhadap benda-benda koleksi museum,” kata Kurator Museum Kambang Putih Tuban, Rony Firman Firdaus.

“Terutama yang memiliki bahan dasar dari logam,” imbuhnya kepada repoter Pradya Suara saat dikonfirmasi, Rabu, 16/01/2019.

Untuk bahan-bahan yang lain seperti jeruk nipis dan abu gosok memang cenderung mudah didapat, namun ketika memasuki proses pewarangan seringkali petugas mengalami kesulitan. (rus)

Editor : Sumartik